Perluasan kota di Kabupaten Purbalingga telah mengurangi tutupan vegetasi dan meningkatkan tekanan lingkungan, menyoroti pentingnya ruang terbuka hijau sebagai penyangga ekologis perkotaan. Studi ini bertujuan untuk meneliti persepsi pengunjung terhadap jasa lingkungan yang diberikan oleh Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota Wasesa, Purbalingga, Jawa Tengah. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan menggunakan observasi lapangan, kuesioner skala Guttman yang diberikan kepada pengunjung, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pengunjung sangat merasakan jasa pengaturan dan pendukung hutan kota, khususnya terkait dengan pengaturan iklim mikro, peningkatan kualitas udara, penyediaan oksigen, dan dukungan ekologis. Jasa penyediaan terutama diakui melalui keberadaan spesies tumbuhan penghasil pangan dan bermanfaat, sedangkan jasa budaya dikaitkan dengan rekreasi, pendidikan lingkungan, dan interaksi sosial. Hutan Wasesa dianggap sebagai aset ekologis perkotaan penting yang berkontribusi terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, menggarisbawahi perlunya pengelolaan ruang hijau yang terpadu dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026