Rumah Pemotongan Ayam (RPA) skala kecil di Desa Kebonbimo, Boyolali, berpotensi menghasilkan limbah cair dengan kandungan bahan organik tinggi yang dapat mencemari perairan dan menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan organisasi. Permasalahan utama meliputi keterbatasan teknologi pengolahan yang sesuai dengan kondisi desa, biaya operasional yang relatif tinggi, serta belum optimalnya sistem pengendalian bau. Tujuan dari penelitian ini 1) Mengidentifikasi potensi kontaminasi air limbah cair RPA di Desa Kebonbimo 2) Menganalisis dampak bau terhadap masyarakat sekitar 3) Merancang prototipe SiRedam sebagai alternatif pengolahan limbah cair yang sederhana dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis deskriptif terhadap efisiensi serta prinsip penyaringan berbasis media alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair RPA meningkatkan beban pencemar organik dan memicu terbentuknya gas berbau akibat dekomposisi. Prototipe SiRedam dirancang sebagai sistem tertutup dengan media penyaring bertahap untuk menurunkan kadar bahan organik sekaligus mengurangi emisi bau sebelum limbah dialirkan keluar. Sistem ini dinilai sesuai bagi usaha kecil karena menggunakan material lokal dan konstruksi sederhana sehingga berpotensi menjadi solusi yang adaptif, terjangkau dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026