Fenomena menurunnya kinerja pegawai diduga dipengaruhi oleh stres kerja dan lingkungan kerja. Stres kerja dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan motivasi, serta menghambat pencapaian kinerja, sedangkan lingkungan kerja yang kurang kondusif dapat mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin. Sampel penelitian diambil berdasarkan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel 54 orang pegawai instansi. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t dan uji f dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap pegawai dengan nilai t hitung 2,397 > t tabel 2,012 dan signifikan 0,021 > 0,05. Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kerja pegawai dengan nilai t hitung 4,233 > t tabel 2,012 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, stres kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerj pegawai dengan nilai f hitung 14,592 > F tabel 3,20 dan signifikan 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2026