Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keamanan kerja dan komitmen afektif organisasi terhadap niat untuk berhenti bekerja secara diam-diam dengan keterlibatan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan kontrak operasional PT Kuehne Nagel Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh pada 63 responden, pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert, serta analisis regresi linier berganda dan analisis jalur disertai uji validitas, reliabilitas, dan uji mediasi menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan kerja dan komitmen afektif organisasi berpengaruh negatif signifikan terhadap niat untuk berhenti bekerja secara diam-diam dan positif signifikan terhadap keterlibatan kerja, sementara keterlibatan kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap niat untuk berhenti bekerja secara diam-diam serta memediasi pengaruh kedua variabel tersebut, sehingga peningkatan rasa aman kerja dan komitmen afektif karyawan dapat menurunkan kecenderungan niat untuk berhenti bekerja secara diam-diam di PT Kuehne Nagel Indonesia. Kata kunci: keamanan kerja, komitmen afektif organisasi, keterlibatan kerja, niat untuk berhenti bekerja secara diam-diam.
Copyrights © 2026