Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat membuka peluang pengembangan minuman berbasis bahan alami seperti jahe (ginger) dan serai (lemongrass). Namun, pemanfaatan bahan herbal di tingkat masyarakat masih terbatas dan belum dioptimalkan sebagai produk bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota Dawis 39, Jl. Basuki Rahmad No. 29, Malang, melalui pelatihan produksi minuman sehat ginger–lemongrass. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan peserta secara aktif dalam identifikasi kebutuhan, praktik produksi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Desember 2025, mencakup pelatihan formulasi produk, proses higienis, pengemasan sederhana, serta perhitungan biaya dan harga jual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memproduksi minuman herbal secara mandiri. Peserta juga memahami potensi nilai tambah dan peluang usaha dari produk yang dihasilkan. Secara umum, program ini efektif sebagai langkah awal pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas dan penguatan kesadaran konsumsi minuman sehat di lingkungan Dawis 39.
Copyrights © 2026