Prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) yang masih tinggi dan periode transisi pasca-pulang dari NICU yang penuh kecemasan bagi orangtua melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kemandirian orangtua bayi BBLR melalui program pelatihan di Rumah Sakit Welas Asih . Mitra pengabdian adalah 25 pasangan orangtua bayi BBLR yang akan dipulangkan dari NICU di wilayah sasaran. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelompok melalui empat sesi tatap muka, mencakup transfer pengetahuan, pelatihan keterampilan praktis (hands-on training), dan pembentukan kelompok pendukung (peer-group). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (+63.4%), self-efficacy (+70.7%), penurunan kecemasan (-36.0%), serta penguasaan keterampilan praktis rata-rata 90%. Terbentuk kelompok peer-group yang aktif dengan 88% peserta konsisten menerapkan KMC di rumah dan tidak ada laporan rawat ulang selama pendampingan. Program ini efektif meningkatkan kesiapan dan kemandirian orangtua.
Copyrights © 2026