Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Electronic Word of Mouth (eWOM), dan Influencer Marketing terhadap niat beli produk fashion di TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri dari 100 responden mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial, FoMO memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap niat beli. Sebaliknya, eWOM dan influencer marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Di antara variabel yang diteliti, influencer marketing menunjukkan pengaruh yang paling dominan, seperti yang ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi tertinggi. Secara simultan, FoMO, eWOM, dan influencer marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli produk fashion di TikTok Shop.
Copyrights © 2026