Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme permintaan dan penawaran dalam menentukan keseimbangan pasar di Kelurahan Tanjung Sari, Medan. Keseimbangan pasar merupakan kondisi penting yang mencerminkan interaksi antara jumlah barang yang diminta oleh konsumen dan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen pada tingkat harga tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha dan konsumen di wilayah penelitian. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui pengaruh faktor harga, pendapatan konsumen, serta biaya produksi terhadap perubahan permintaan dan penawaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga merupakan faktor dominan yang memengaruhi keseimbangan pasar di Kelurahan Tanjung Sari. Peningkatan harga cenderung menurunkan jumlah permintaan, sementara pada sisi penawaran mendorong produsen untuk meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Keseimbangan pasar tercapai ketika jumlah permintaan dan penawaran berada pada titik yang sama, meskipun bersifat dinamis dan mudah berubah akibat faktor eksternal seperti perubahan pendapatan masyarakat dan kondisi ekonomi lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam memahami dinamika pasar serta sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ekonomi di tingkat lokal.
Copyrights © 2025