Mengevaluasi stabilitas proses produksi gliserin secara statistik menggunakan pendekatan Statistical Process Control (SPC) dengan fokus pada tiga karakteristik kualitas kritis (CTQ), yaitu kadar kemurnian gliserin, viskositas, dan kandungan air. Method: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif–deskriptif analitik berbasis SPC. Data sekunder berupa hasil pengujian laboratorium harian selama 30 hari operasional dianalisis dengan pengelompokan subgrup rasional berukuran lima sampel (n = 5). Evaluasi kestabilan proses dilakukan menggunakan peta kendali X̄ dan R dengan batas kendali ±3 standar deviasi. Result: Hasil analisis menunjukkan bahwa proses produksi gliserin belum terkendali secara statistik. Peta kendali X̄ pada seluruh parameter CTQ mengindikasikan keberadaan variasi penyebab khusus, dengan kandungan air sebagai parameter yang paling tidak stabil dan berdampak pada fluktuasi kemurnian serta viskositas. Peta kendali R menunjukkan bahwa variabilitas dalam subgrup relatif stabil, sehingga permasalahan utama terletak pada pergeseran rata-rata proses antar waktu. Pengendalian kualitas berbasis inspeksi akhir produk tidak cukup untuk menjamin konsistensi kualitas gliserin. Penerapan SPC terbukti efektif sebagai alat evaluasi stabilitas proses dan berpotensi digunakan sebagai sistem peringatan dini untuk mendukung peningkatan kualitas dan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025