Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor makroekonomi dan profitabilitas terhadap harga saham perusahaan subsektor consumer services yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi inflasi, nilai tukar rupiah, serta profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan variabel dependen adalah harga saham. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan data makroekonomi selama periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri dari 18 perusahaan subsektor consumer services yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap harga saham perusahaan subsektor consumer services, yang mengindikasikan bahwa perubahan tingkat inflasi belum memberikan dampak langsung terhadap keputusan investor. Nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham, yang menunjukkan bahwa pelemahan nilai tukar dapat menurunkan kinerja perusahaan serta melemahkan kepercayaan investor terhadap pasar modal. Sementara itu, Return on Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, yang menegaskan bahwa tingkat profitabilitas perusahaan menjadi salah satu faktor utama yang diperhatikan investor dalam menilai saham. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi investor, manajemen perusahaan, serta peneliti selanjutnya dalam memahami pengaruh kondisi makroekonomi dan kinerja keuangan terhadap pergerakan harga saham di pasar modal Indonesia.
Copyrights © 2026