Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, intensitas modal dan tax avoidance terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan (Annual Report) dan laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan sektor Consumer non-cyclicals yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu dengan memanfaatkan data dari laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan yang secara resmi di publikasikan oleh perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor Consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2024. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan dan diperoleh 7 perusahaan selama 6 tahun pengamatan dengan total data observasi yang di peroleh sebanyak 42 observasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah green accounting (X1), intensiatas modal (X2), tax avoidance (X3) dan nilai perusahaan (Y). Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews 12 untuk memperoleh hasil yang akurat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa yang model yang terpilih adalah model random efffect model (rem). Berdasarkan hasil tersebut maka disimpulkan bahwa green accounting, intensitas modal dan tax avoidance secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Tax avoidance berpengaruh secara parsial terhadap nilai perusahaan. Green accounting dan intensitas modal tidak berpengaruh secara parsial terhadap nilai perusahaan
Copyrights © 2026