Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya dalam bidang media sosial, telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari remaja. Salah satu platform media sosial yang sangat populer di kalangan remaja saat ini adalah TikTok. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi, ekspresi diri, dan pencarian informasi. Intensitas penggunaan TikTok yang tinggi berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan mental remaja, terutama yang berkaitan dengan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan remaja dengan tingkat penggunaan media sosial TikTok pada siswa kelas XI di SMKN 32 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, sehingga pengukuran variabel dilakukan pada satu waktu tertentu. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling, kemudian disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner berbasis g-form untuk mengukur tingkat kecemasan dan intensitas penggunaan TikTok. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui kekuatan dan signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dan tingkat kecemasan remaja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 (p < 0,05). Sebanyak 58,6% responden mengalami tingkat kecemasan ringan, sementara 97,1% responden menggunakan TikTok pada tingkat moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berpengaruh terhadap tingkat kecemasan remaja, namun pengaruh tersebut tidak selalu bersifat negatif, tergantung pada intensitas dan cara penggunaannya.
Copyrights © 2026