Penelitian ini berangkat dari fenomena persaingan yang semakin ketat dalam industri produk kecantikan di Indonesia, yang menuntut perusahaan untuk mengoptimalkan strategi digital marketing, khususnya melalui platform media sosial TikTok yang memiliki tingkat penetrasi tinggi pada generasi muda. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan influencer dan tokoh publik sebagai brand ambassador dalam mempertahankan loyalitas konsumen, dengan fokus utama pada segmen Generasi Z sebagai kelompok pengguna dominan media sosial. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh influencer dan brand ambassador secara parsial terhadap loyalitas pelanggan produk Scarlett Whitening. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada responden yang merupakan pengguna aktif TikTok sekaligus konsumen produk Scarlett Whitening. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Tahapan analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji prasyarat analisis, serta analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen merek dalam merumuskan strategi pemasaran digital yang lebih efektif dan tepat sasaran di media sosial. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memperkaya literatur akademik di bidang manajemen pemasaran, khususnya terkait faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas konsumen pada generasi digital.
Copyrights © 2026