Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini meliputi: (a) seberapa besar pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai, (b) seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, dan (c) seberapa besar pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 77 orang pegawai yang ditentukan melalui teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi studi pustaka, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner sebagai instrumen utama penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik inferensial, yaitu uji t untuk menguji pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen, serta uji ANOVA untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat signifikansi alpha 0,05, variabel budaya kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa budaya kerja dan motivasi kerja bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui penguatan budaya kerja yang kondusif serta peningkatan motivasi kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026