Memori jangka pendek merupakan komponen penting dalam sistem kognitif manusia yang berfungsi untuk menyimpan dan memproses informasi dalam waktu singkat. Kinerja memori jangka pendek dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, salah satunya adalah keberadaan musik latar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh musik latar dibandingkan kondisi tanpa musik terhadap kinerja memori jangka pendek pada siswa. Metode yang digunakan adalah true experimental design dengan post-test only control group design. Partisipan penelitian berjumlah 32 siswa kelas IX MTs Negeri 39 Jakarta Utara yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (dengan musik latar) dan kelompok kontrol (tanpa musik), masing-masing terdiri dari 16 siswa. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pemutaran musik klasik karya Antonio Vivaldi The Four Seasons selama fase menghafal, sedangkan kelompok kontrol menjalani fase menghafal tanpa musik. Instrumen yang digunakan berupa tes memori jangka pendek dengan skor maksimal 40. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Samples T-Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,035), di mana kelompok dengan musik latar memperoleh skor rata-rata lebih tinggi dibandingkan kelompok tanpa musik. Nilai effect size Cohen’s d sebesar -0,781 menunjukkan pengaruh sedang hingga besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa musik klasik instrumental dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja memori jangka pendek. Berdasarkan penggunaan musik latar berpotensi menjadi stimulus lingkungan yang mendukung proses belajar, khususnya pada aktivitas yang melibatkan daya ingat jangka pendek.
Copyrights © 2026