Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh green accounting dan corporate social responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan, serta mengkaji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi dalam memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausalitas untuk menjelaskan hubungan sebab akibat antarvariabel yang diteliti. Objek penelitian difokuskan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, seperti ketersediaan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan secara konsisten selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 46 perusahaan dengan total 230 observasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan (annual report) dan laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji pengaruh langsung green accounting dan CSR terhadap nilai perusahaan. Selain itu, Moderated Regression Analysis (MRA) digunakan untuk menguji kemampuan ukuran perusahaan dalam memoderasi hubungan antara variabel independen dan dependen. Seluruh proses pengolahan dan pengujian data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Stata versi 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan serta tidak mampu memoderasi pengaruh green accounting maupun CSR terhadap nilai perusahaan selama periode penelitian.
Copyrights © 2026