Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risk disclosure dan profitabilitas terhadap investment efficiency pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Efisiensi investasi menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan dalam mengalokasikan sumber daya secara optimal tanpa menimbulkan kondisi overinvestment maupun underinvestment. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah risk disclosure dan profitabilitas, sedangkan investment efficiency berperan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 11 perusahaan manufaktur dengan total 33 observasi selama tiga tahun pengamatan. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa risk disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap investment efficiency, yang mengindikasikan bahwa transparansi pengungkapan risiko mampu mengurangi asimetri informasi serta mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih efisien. Selain itu, profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap investment efficiency, yang menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba mendukung pengelolaan investasi secara optimal melalui ketersediaan dana internal. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan, investor, serta peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi investasi pada sektor manufaktur.
Copyrights © 2026