Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial di kalangan pelajar dan mahasiswa. Meskipun media sosial memberikan kemudahan dalam komunikasi dan akses informasi, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan yang berdampak negatif terhadap aktivitas akademik. Kecanduan bermedia sosial diketahui dapat menurunkan konsentrasi, mengganggu pola tidur, serta memengaruhi kondisi psikologis, sehingga berpotensi menurunkan kemampuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecanduan bermedia sosial terhadap kemampuan belajar siswa menggunakan pendekatan data mining dengan algoritma Naive Bayes. Data penelitian diperoleh dari dataset Social Media Addiction Among Students yang tersedia pada platform Kaggle, yang mencakup atribut usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, negara, durasi penggunaan media sosial harian, platform yang paling sering digunakan, jam tidur, skor kesehatan mental, status hubungan, dan skor kecanduan. Atribut Affects Academic Performance digunakan sebagai kelas dalam proses klasifikasi. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pra-pemrosesan, penerapan algoritma Naive Bayes, serta evaluasi hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecanduan media sosial yang tinggi memiliki kecenderungan lebih besar mengalami penurunan kemampuan belajar. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian penggunaan media sosial sangat penting untuk menjaga efektivitas dan kualitas belajar. Selain itu, algoritma Naive Bayes terbukti mampu memberikan kinerja yang baik dalam mengklasifikasikan pengaruh kecanduan media sosial terhadap kemampuan belajar.
Copyrights © 2026