Infrastruktur jaringan komputer yang andal merupakan determinan fundamental dalam mengoptimalkan efisiensi operasional sistem Point of Sales (POS) pada lanskap industri ritel modern yang menuntut sinkronisasi data presisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif efektivitas arsitektur jaringan lokal (LAN) yang diimplementasikan pada Minimarket IDM Semarang dalam memfasilitasi komunikasi data kritikal antara unit server dan terminal client. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif terstruktur, wawancara mendalam dengan praktisi IT, serta studi literatur terkait arsitektur jaringan. Hasil evaluasi teknis menunjukkan bahwa penggunaan topologi star dengan media transmisi kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) Kategori 5 memberikan tingkat reliabilitas dan isolasi kesalahan yang sangat baik bagi transaksi kasir harian. Namun, analisis lapangan dari penelitian ini mengidentifikasi beberapa kerentanan signifikan, seperti potensi single point of failure pada perangkat pusat, risiko gangguan fisik pada jalur pengabelan, serta ancaman keamanan sistem akibat penggunaan perangkat penyimpanan eksternal yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya audit perangkat keras secara periodik, migrasi ke media transmisi dengan spesifikasi yang lebih tinggi, serta penguatan protokol keamanan logis guna menjamin integritas dan ketersediaan data yang berkelanjutan bagi sistem POS. Optimalisasi infrastruktur ini tidak hanya krusial bagi stabilitas layanan pelanggan dan efisiensi manajemen data pada sektor bisnis waralaba, tetapi juga sebagai strategi preventif terhadap anomali komunikasi data yang dapat merugikan perusahaan secara ekonomi.
Copyrights © 2026