Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh orang tua dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia remaja di Desa Penarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 10 keluarga yang memiliki anak usia remaja. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai bentuk komunikasi, jenis pesan, serta respon yang muncul dalam interaksi antara orang tua dan anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola komunikasi interpersonal yang terbuka, santai, dan penuh empati dalam menjalin hubungan dengan anak remaja. Pola komunikasi tersebut ditunjukkan melalui kesediaan orang tua untuk mendengarkan, memberikan perhatian, serta menciptakan suasana komunikasi yang nyaman. Jenis pesan yang disampaikan oleh orang tua umumnya berupa nasihat, motivasi, dukungan emosional, serta pesan-pesan moral yang bertujuan untuk membimbing dan memperkuat kondisi psikologis anak. Hal ini membuat anak merasa dihargai, didukung, dan dipercaya.Respon dan umpan balik dari anak menunjukkan bahwa komunikasi yang terjalin berjalan secara efektif, ditandai dengan keterbukaan anak dalam menyampaikan perasaan, pendapat, dan permasalahan yang dihadapi. Selain itu, komunikasi yang positif tersebut berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri anak dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung keberhasilan komunikasi interpersonal ini meliputi keterbukaan orang tua, pemilihan waktu komunikasi yang tepat, serta kemampuan orang tua dalam memahami kondisi emosional anak. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi interpersonal yang positif dari orang tua memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri remaja dan meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga.
Copyrights © 2026