Penerapan teknologi digital di museum menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas penyampaian informasi dan pengalaman pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengunjung terhadap penerapan teknologi digital di Museum Wayang, khususnya ditinjau dari aspek kemudahan penggunaan, manfaat dalam memahami koleksi, serta pengalaman pengunjung selama berinteraksi dengan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 50 pengunjung, wawancara singkat dengan beberapa pengunjung terpilih, serta observasi langsung di lokasi penelitian. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung memberikan penilaian positif terhadap penerapan teknologi digital, terutama dalam membantu memperoleh informasi tambahan, meningkatkan pemahaman terhadap cerita dan karakter wayang, serta menambah daya tarik koleksi. Meskipun demikian, pada beberapa aspek seperti kemudahan akses media video dan audio serta tingkat hiburan, responden masih menunjukkan sikap netral. Hasil wawancara dan observasi memperkuat temuan tersebut dengan menunjukkan bahwa teknologi digital dinilai menarik, edukatif, dan mampu menciptakan pengalaman kunjungan yang lebih interaktif, terutama bagi anak-anak. Namun, ditemukan pula kendala teknis berupa error dan keterlambatan respon pada layar interaktif akibat penggunaan secara bersamaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi digital berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung Museum Wayang, meskipun masih diperlukan perbaikan pada aspek teknis dan pengelolaan media digital.
Copyrights © 2026