Profitabilitas mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya secara efisien untuk menghasilkan laba yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Tingkat profitabilitas yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki model bisnis yang solid, strategi operasional yang efektif, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar. Dalam upaya mencapai profitabilitas yang optimal, perusahaan perlu memperhatikan berbagai faktor yang dapat memengaruhi peningkatan maupun penurunan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, liabilitas, perputaran kas, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri dari 37 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, perputaran kas, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Sementara itu, liabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan skala usaha yang lebih besar, pengelolaan kas yang efisien, serta pertumbuhan penjualan yang baik cenderung memiliki tingkat profitabilitas yang lebih tinggi. Sebaliknya, tingginya liabilitas dapat menurunkan profitabilitas akibat meningkatnya beban kewajiban. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu akuntansi manajemen serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan profitabilitas.
Copyrights © 2026