Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap perilaku kerja inovatif pada guru SMK letris indoneis 2 kota Tangerang selatan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 60 guru, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa model regresi yang dihasilkan adalah Y = 6,893 + 0,248X₁ + 0,564X₂, di mana koefisien regresi untuk kepemimpinan transformasional bernilai positif sebesar 0,248 dan untuk budaya organisasi bernilai positif sebesar 0,564. Uji determinasi (R-Square) diperoleh nilai sebesar 0,528, yang berarti bahwa variabel kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi secara simultan memberikan kontribusi pengaruh sebesar 52,8% terhadap perilaku kerja inovatif (Y). Hasil uji parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif dengan nilai T_hitung (1,882) < T_tabel (2,002) dan nilai signifikansi 0,065 > 0,05, yang berarti pengaruhnya tidak signifikan. Sementara pengaruh budaya organisasi menunjukkan nilai T_hitung (4,074) > T_tabel (2,002) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti berpengaruh signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan nilai F_hitung (33,986) > F_tabel (3,16) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menyatakan bahwa kedua variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif pada guru SMK letris indoneis 2 kota Tangerang selatan.
Copyrights © 2026