Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh komite audit serta kualitas audit terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 24 perusahaan perbankan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu agar sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa komite audit tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,764, yang mengindikasikan bahwa keberadaan komite audit saja belum cukup efektif dalam menekan praktik manajemen laba. Di sisi lain, kualitas audit terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas audit yang dilakukan, maka semakin rendah kecenderungan perusahaan dalam melakukan manajemen laba.Selain itu, hasil uji F menunjukkan bahwa komite audit dan kualitas audit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,213 mengindikasikan bahwa variabel komite audit dan kualitas audit mampu menjelaskan sebesar 21,3% variasi manajemen laba, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas komite audit serta kualitas audit sangat diperlukan guna mengurangi praktik manajemen laba dalam perusahaan perbankan.
Copyrights © 2026