Penerapan otonomi daerah menuntut pemerintah daerah untuk memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel sebagai prasyarat utama dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pengelolaan keuangan daerah yang efektif tidak hanya berkaitan dengan tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dengan kesesuaian perencanaan, efisiensi pelaksanaan, serta manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan fiskal daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan aparatur pengelola keuangan daerah serta didukung oleh studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan dan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah pada BPKAD Kabupaten Garut secara umum telah berjalan relatif efektif, ditunjukkan oleh ketercapaian target pendapatan daerah, kepatuhan terhadap regulasi, serta sistem pelaporan keuangan yang telah memenuhi prinsip akuntabilitas. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah catatan penting, khususnya terkait belum optimalnya diversifikasi sumber pendapatan daerah, masih adanya kendala efisiensi pelaksanaan anggaran, serta keterbatasan aksesibilitas informasi keuangan bagi masyarakat. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, serta optimalisasi transparansi pengelolaan keuangan menjadi implikasi praktis yang penting guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026