Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai organisasi dalam mendukung keberhasilan sistem pengendalian manajemen pada organisasi jasa keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap informan yang memiliki keterlibatan langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kinerja, serta melalui studi dokumentasi terhadap berbagai dokumen internal organisasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan pengkodean, pengelompokan kategori, dan penarikan tema utama. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan konfirmasi terbatas kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai organisasi berperan sebagai penguat sistem pengendalian manajemen melalui mekanisme pengendalian informal. Nilai integritas dan kepatuhan mendukung efektivitas pengendalian perilaku, nilai komitmen dan kehati-hatian memperkuat pengendalian kinerja melalui keselarasan tujuan, nilai tanggung jawab dan akuntabilitas memperkuat pengendalian hasil melalui keterbukaan terhadap evaluasi, serta nilai kerja sama dan kepercayaan mendukung pengendalian sosial dalam koordinasi lintas unit. Selain itu, keteladanan pimpinan ditemukan sebagai faktor kunci yang menentukan efektivitas internalisasi nilai dalam praktik pengendalian sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan sistem pengendalian manajemen tidak hanya ditentukan oleh desain formal, tetapi juga oleh internalisasi nilai-nilai organisasi yang membentuk perilaku individu dan dinamika sosial dalam organisasi. Temuan ini mempertegas pentingnya integrasi antara pengendalian formal dan informal dalam pengelolaan organisasi jasa keuangan.
Copyrights © 2026