Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Total Asset Turnover (TATO), dan Earnings Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan subsektor Industrial Goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi harga saham yang terjadi selama periode pandemi COVID-19 dan fase pemulihan ekonomi, yang mendorong investor untuk lebih memperhatikan kinerja fundamental perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda terhadap 170 data observasi yang diperoleh melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan secara resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA dan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan TATO tidak berpengaruh signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa investor lebih mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dibandingkan tingkat perputaran aset dalam menentukan nilai saham. Secara simultan, ROA, TATO, dan EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,274 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 27,4%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model, seperti kondisi makroekonomi dan sentimen pasar. Temuan ini menegaskan pentingnya analisis fundamental dalam menilai prospek perusahaan dan menentukan keputusan investasi pada subsektor Industrial Goods
Copyrights © 2026