Fenomena gap pada penelitian ini terjadi pada kasus PT Aneka Tambang yang terjadi pada baru baru ini dimana terjadi penyelewengan jabatan dan korupsi oleh General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam yang menyebabkan kerugian pada negara hingga sebesar Rp 100,7 Miliar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Audit, Financial Stability, dan Financial Targets Terhadap Financial Stetment Fraud pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2024. Panalitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan jenis datanya merupakan jenis data sekunder. Kualitas Audit dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan indikator auditor yang termaksuk KAP BIG4 dan Non BIG4, Financial Stability diukur dengan menggunakan rasio perubahan aset (ACHANGE) dan Financial Targets diukur menggunakan ROA (Return ON Asset), sedangkan Financial Stetment Fraud diukur menggunakan Beneish M-Score. Populasi pada penelitian ini yaitu perusahaan LQ-45 yang terdaftar di BEI tahun 2019-2024. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga didapat 20 sampel dan 120 data observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi logistic, yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Eviews 12. Berdasarkan hasil pengujian menyatakan bahwa secara parsial Kualitas Audit berpengaruh terhadap Financial Stetment Fraud, Financial Stability, dan Financial Targets tidak berpengaruh terhadap Financial Stetment Fraud. Sedangkan secara simultan Kualitas Audit, Financial Stability dan Financial Target berpengaruh positif terhadap Financial Stetment Fraud.
Copyrights © 2026