XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri elektronika infrastruktur dan elektronika profesional. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi nyata di PT. XYZ, dimana selama tahun 2021 hingga 2024 terjadi beberapa kasus kecelakaan kerja serta near miss incident. Frekuensi kejadian yang cukup sering pada aktivitas pekerjaan sehari-hari menunjukkan adanya potensi bahaya yang terus mengintai, sehingga memerlukan perhatian serius. Permasalahan ini penting untuk dikaji guna mencegah terulangnya insiden yang lebih fatal serta memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sejak dini. Hal ini bertujuan agar kegiatan pembangunan gardu traksi dan listrik aliran atas (LAA) di PT. XYZ dapat terlaksana dengan aman dan terhindar dari risiko yang membahayakan tenaga kerja, prosedur, maupun peralatan di masa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Preliminary Hazard Analysis (PHA) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan tahapan analisis risiko K3 berdasarkan metode PHA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai elemen bahaya yang teridentifikasi pada pekerjaan peningkatan gardu traksi dan LAA memiliki tingkat risiko menengah-rendah dengan kategori tolerable serta tingkat risiko rendah dengan kategori negligible. Temuan ini didukung oleh penerapan pengendalian risiko berdasarkan hirarki pengendalian, meliputi substitusi, pengendalian teknik, pengendalian administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PHA efektif digunakan sebagai langkah awal analisis risiko K3, serta direkomendasikan sebagai pedoman perencanaan proyek berikutnya..
Copyrights © 2026