Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan stres kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja pada karyawan Generasi Z di Kota Semarang. Fenomena masuknya Generasi Z ke dunia kerja membawa perubahan dalam ekspektasi terhadap lingkungan kerja, khususnya terkait keseimbangan kehidupan pribadi dan profesional. Di sisi lain, tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks berpotensi menimbulkan stres kerja yang dapat memengaruhi kepuasan dan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan tingkat kepercayaan 95%. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan, dan menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi yang dirasakan karyawan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan dan kinerja yang dihasilkan. Stres kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja namun tidak signifikan secara statistik, sedangkan terhadap kinerja karyawan stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta mampu memediasi pengaruh work life balance terhadap kinerja, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang kebijakan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan keseimbangan kehidupan kerja guna menciptakan kepuasan dan kinerja optimal pada karyawan Generasi Z.
Copyrights © 2026