Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Dalam prosesnya, keterlibatan tenaga kerja asing (TKA) kerap menjadi isu yang menimbulkan perdebatan sosial, khususnya terkait kesenjangan dengan tenaga kerja lokal (TKL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesenjangan sosial antara TKA dan TKL serta dampaknya terhadap efektivitas pembangunan infrastruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis kebijakan ketenagakerjaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesenjangan sosial muncul dalam aspek upah, kompetensi, kesempatan kerja, dan persepsi sosial. Kesenjangan tersebut berpotensi memengaruhi hubungan industrial dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur apabila tidak dikelola secara adil dan transparan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang menekankan alih teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, serta pengawasan penggunaan tenaga kerja asing.
Copyrights © 2025