Perkembangan pasar keuangan dan ragam produk investasi mendorong perbankan untuk memahami perilaku nasabah secara lebih komprehensif, khususnya pada segmen nasabah prioritas. Pengambilan keputusan investasi tidak hanya dipengaruhi oleh potensi imbal hasil, tetapi juga oleh karakteristik individu, seperti risk tolerance dan financial literacy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi tingkat risk tolerance dan financial literacy dalam pengambilan keputusan investasi nasabah prioritas di BCA Bursa Efek Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada nasabah prioritas BCA yang aktif berinvestasi di pasar modal, kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik untuk menguji pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risk tolerance dan financial literacy berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi, baik secara parsial maupun simultan. Nasabah dengan tingkat financial literacy yang lebih tinggi cenderung membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan terinformasi, sedangkan risk tolerance yang sesuai memungkinkan nasabah menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan dan preferensi risiko mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian behavioral finance serta menjadi dasar praktis bagi perbankan dalam merancang strategi layanan investasi dan program edukasi keuangan bagi nasabah prioritas.
Copyrights © 2025