Penelitian ini bertujuan mengkaji lirik lagu “Jiwa yang Bersedih” karya Ghea Indrawari dengan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud, khususnya konsep Id, Ego, dan Superego. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui kegiatan menyimak dan mencatat lirik secara berulang serta studi pustaka terkait teori psikoanalisis. Penelitian ini berfokus pada identifikasi wujud Id, Ego, dan Superego dalam lirik serta hubungan ketiganya dalam merepresentasikan konflik batin saat menghadapi kesedihan. Hasil analisis menunjukkan adanya dorongan emosional (Id), peran penyesuaian terhadap realitas (Ego), dan tuntutan nilai moral atau sosial (Superego). Ketiganya berinteraksi secara dinamis sehingga menggambarkan pergulatan batin antara pelampiasan emosi, penerimaan kenyataan, dan tekanan untuk tetap terlihat kuat. Dengan demikian, lagu ini menjadi sarana yang relevan untuk memahami dinamika kepribadian menurut Freud dalam konteks pengalaman emosional manusia.
Copyrights © 2026