Di era globalisasi saat ini, faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan menjadi semakin pelik. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah banyak siswa yang mengalami kegagalan dalam belajar. NTT juga menempati posisi rendah dalam bidang pendidikan. Rata-rata waktu lamanya bersekolah hanya 8,02 (dalam satuan tahun). Posisi tersebut menjelaskan bahwa sebagian besar penduduk NTT hanya menyelesaikan pendidikan sampai jenjang SMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam mengenai faktor ekonomi dalam mewujudkan akses pendidikan yang berkualitas khususnya di Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Melalui pendekatan ini, penulis berusaha untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika kesenjangan ekonomi dan dampaknya terhadap masyarakat khususnya pada masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi masih memiliki pengaruh yang kompleks terhadap akses pendidikan di Nusa Tenggara Timur. Ketimpangan ekonomi berdampak pada disparitas kesempatan, kualitas fasilitas, dan mutu pendidikan antar wilayah. Faktor ekonomi berdampak pada sosial dan psikologis pada siswa yang kurang mampu. Oleh karena itu, perlu adanya kolaborasi dari pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas di Nusa Tenggara Timur.
Copyrights © 2026