Produk olahan sacha inchi merupakan inovasi pangan berbasis tanaman yang masih relatif baru di Indonesia sehingga menghadapi tantangan pemasaran yang signifikan. Rendahnya tingkat pengetahuan konsumen mengenai manfaat produk menyebabkan permintaan dan volume penjualan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi strategi pemasaran produk olahan sacha inchi; (2) mengintegrasikan strategi pemasaran digital dan non-digital dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi; dan (3) mengeksplorasi segmen pasar potensial berdasarkan indikator ekonomi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain Grounded Theory tipe konstruktivistik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner pada pelaku usaha, pedagang, dan konsumen di empat lokasi pasar olahan pangan di Kabupaten Ciamis. Temuan menunjukkan bahwa strategi pemasaran harus mengacu pada bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi) dengan penekanan pada edukasi nutrisi, branding premium, diversifikasi produk, pemanfaatan platform digital, dan distribusi hybrid. Segmen pasar ideal adalah kelompok menengah ke atas dengan gaya hidup sehat. Penelitian ini menghasilkan model integrasi strategi pemasaran digital dan non-digital untuk meningkatkan awareness, penetrasi pasar, dan volume penjualan produk olahan sacha inchi.
Copyrights © 2026