Pemanfaatan HHBK untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau bahkan sebagai sumber pendapatan masyarakat sebenarnya sudah lama dilakukan terutama pada hutan rakyat. Agroforestri menjadi pilihan bagi masyarakat daerah sekitar hutan untuk memanfaatkan HHBK melalui pemanfatan lahan sebagai lingkungan yang mendukung proses pertumbuhan pohon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi dan kontribusi HHBK terhadap pendapatan masyarakat Desa Koripan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk menentukan sampel dan quota sampling untuk menentukan jumlah kuota responden di 10 dukuh. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis hasil hutan bukan kayu yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Koripan sejumlah 51 jenis dengan nilai total ekonominya sebesar Rp1.078.191.420/tahun dan jenis yang berpotensi terbesar yaitu durian. Total kontribusi pemanfaatan HHBK terhadap pendapatan Masyarakat Desa Koripan sebesar Rp1.098.161.500. Kontribusi HHBK per responden per tahunnya sebesar Rp12.201.794/orang/tahun atau 33,60% dari total pendapatan Rp36.309.116/orang/tahun, sehingga tergolong dalam kelas kontribusi kecil.
Copyrights © 2025