Minyak atsiri daun cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung senyawa eugenol yang berpotensi sebagai analgetik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas analgetik gel minyak atsiri daun cengkeh dengan konsentrasi 2%, 3%, dan 4% menggunakan mencit dengan metode formalin test. Sediaan gel dioleskan secara topikal sebelum induksi nyeri dengan formalin yang disuntikkan secara subkutan pada punggung kaki mencit. Aktivitas analgetik dievaluasi dari respon menjilat serta menggigit diamati setiap 5 menit selama 20 menit. Sebagai kontrol positif menggunakan krim metil salisilat, sedangkan kontrol negatif berupa gel tanpa minyak atsiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula gel mampu menurunkan frekuensi respon menjilat dan menggigit dibandingkan kontrol negatif, dengan efektivitas tertinggi pada formula 4%, disusul formula 3% dan 2%. Formula 4% menunjukkan aktivitas yang mendekati kontrol positif terutama pada fase nyeri awal, mengindikasikan bahwa peningkatan konsentrasi minyak atsiri berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas analgetik. Secara keseluruhan, gel minyak atsiri daun cengkeh memiliki aktivitas analgetik topikal yang signifikan dan bersifat dose-dependent, dengan formula 4% sebagai konsentrasi paling efektif untuk dikembangkan sebagai kandidat sediaan analgetik berbasis bahan alam.
Copyrights © 2026