Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi digital SDM dalam menghadapi bonus demografi nasional 2045 dengan fokus pada sektor industri kreatif di Kabupaten Majalengka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap dua puluh lima pelaku industri kreatif lokal yang bergerak di bidang desain, kuliner, konten digital, dan fesyen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital strategis, keterbatasan akses pelatihan teknologi, dan lemahnya dukungan infrastruktur digital. Dengan demikian, penguatan kompetensi digital SDM menjadi strategi penting untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Majalengka yang kreatif dan kompetitif di era digital 2045.
Copyrights © 2025