Penelitian ini membahas analisis efisiensi sistem kendali otomatis pada jaringan distribusi listrik modern dalam menghadapi peningkatan beban dan integrasi sumber energi terdistribusi, khususnya pembangkit fotovoltaik. Seiring meningkatnya kebutuhan energi listrik, jaringan distribusi dituntut untuk beroperasi secara lebih efisien, andal, dan responsif terhadap perubahan kondisi sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis simulasi dengan memanfaatkan perangkat lunak Electrical Transient Analyzer Program (ETAP). Model jaringan distribusi dirancang untuk merepresentasikan kondisi operasi sebelum dan sesudah penerapan sistem kendali otomatis dengan beberapa skenario, termasuk variasi beban dan penetrasi energi terbarukan. Parameter kinerja yang dianalisis meliputi rugi daya, profil tegangan, stabilitas frekuensi, serta waktu pemulihan gangguan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem kendali otomatis mampu menurunkan rugi daya secara signifikan, memperbaiki profil tegangan pada seluruh bus jaringan, serta meningkatkan keandalan sistem melalui percepatan pemulihan gangguan. Selain itu, sistem kendali otomatis terbukti efektif dalam mengelola fluktuasi daya akibat integrasi pembangkit fotovoltaik sehingga stabilitas sistem tetap terjaga. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem kendali otomatis merupakan solusi strategis dalam pengembangan jaringan distribusi listrik yang efisien, andal, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025