Penelitian ini mengkaji pengaruh pendidikan perempuan, transisi demografi, dan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel terhadap 38 provinsi selama periode 2020–2024 dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil estimasi menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, menunjukkan peran akumulasi modal manusia perempuan dalam mendorong produktivitas regional. Sebaliknya, variabel transisi demografi yang diproksikan melalui keterlibatan dalam program keluarga berencana berpengaruh negatif dan signifikan, mencerminkan adanya efek penyesuaian jangka pendek terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menegaskan kontribusi perempuan dalam memperluas basis tenaga kerja dan meningkatkan output ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan dan partisipasi kerja perempuan merupakan determinan penting pertumbuhan ekonomi, sementara kebijakan kependudukan memerlukan desain yang selaras dengan tujuan pertumbuhan jangka panjang. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan perempuan yang sesuai kebutuhan pasar kerja, perluasan kesempatan kerja yang inklusif, serta penguatan kebijakan demografi yang adaptif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2025