Penelitian ini menguji determinan nilai perusahaan pada sektor Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023, sebuah sektor yang menunjukkan fluktuasi nilai pasar yang signifikan pasca-pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara operasional pengaruh profitabilitas (ROA), leverage (DER), dan kebijakan dividen (DPR) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, terpilih 11 perusahaan sebagai sampel penelitian yang diuji melalui analisis regresi linier berganda. Temuan utama penelitian menonjolkan bahwa leverage dan kebijakan dividen memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan nilai perusahaan, sementara profitabilitas tidak memberikan dampak yang meyakinkan bagi investor di sektor ini. Hal ini mengindikasikan bahwa investor lebih memprioritaskan kepastian pembagian laba langsung (bird-in-hand) dan potensi ekspansi melalui utang dibandingkan pertumbuhan laba aset yang dipengaruhi tren pasar. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi teori sinyal dan bird-in-hand theory pada sektor properti, serta memberikan kontribusi praktis bagi investor dalam memprioritaskan aspek pengelolaan modal dan dividen sebagai indikator utama pengambilan keputusan investasi.
Copyrights © 2026