Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Blue Economy serta dampaknya terhadap pendapatan sektor wisata hutan mangrove di Kota Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap masyarakat pesisir, pelaku usaha wisata mangrove, serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wisata hutan mangrove di Kota Kendari telah menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip ekonomi biru, seperti pelestarian ekosistem mangrove dan pengelolaan limbah usaha, yang berkontribusi terhadap peningkatan dan stabilitas pendapatan pelaku usaha serta memberikan dampak sosial ekonomi positif bagi masyarakat pesisir melalui penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai praktik Blue Economy yang tumbuh secara implisit di tingkat lokal, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan kebijakan pengelolaan wisata berbasis ekosistem sebagai strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah pesisir.
Copyrights © 2026