Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan investasi, risk tolerance, dan overconfidence terhadap pengambilan keputusan investasi dalam pasar modal pada Generasi Z di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik purposive sampling, melibatkan 100 responden yang merupakan mahasiswa berusia 18–28 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi tidak berpengaruh signifikan (p=0.624>0.05) terhadap pengambilan keputusan investasi. Sementara itu, risk tolerance (p=0.009<0.05) dan overconfidence (p=0.000<0.05) berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Secara praktis. Hasil dalam penelitian ini menegaskan pentingnya aspek psikologis dalam perilaku keuangan Generasi Z, serta menjadi masukan bagi otoritas keuangan, institusi pasar modal dan institusi pendidikan untuk memperkuat program literasi keuangan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pengelolaan risiko dan sikap percaya diri. Penelitian ini juga memperkuat konsep behavioral finance dalam konteks investor muda di Indonesia.
Copyrights © 2026