Technology development encourages government services to become more effective and responsive. However, in practice, the process of submitting public aspirations in Surabaya is still carried out manually, making it prone to delays and data inaccuracies. This study aims to design and develop the Rumah Aspirasi Android application as a more structured platform for managing citizen feedback and complaints. The system was developed using the Rapid Application Development (RAD) method through two iterations, followed by evaluation using Blackbox Testing and User Acceptance Testing (UAT). The results show that all main functions run well, with the UAT achieving an average score of more than 93% for functionality, reliability, usability, and efficiency. These findings indicate that the application can improve the efficiency and quality of services in managing public aspirations in Surabaya.Keyword: Rumah Aspirasi; Deputy Mayor of Surabaya; Kotlin; Rapid Application Development AbstrakPerkembangan teknologi menuntut layanan pemerintah untuk bertransformasi menjadi lebih efektif dan responsif. Namun, dalam praktiknya, proses penyampaian aspirasi masyarakat di Surabaya masih dilakukan secara manual, sehingga rentan mengalami keterlambatan dan ketidaktepatan data. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan aplikasi Rumah Aspirasi berbasis Android sebagai sarana yang lebih terstruktur dalam pengelolaan masukan dan keluhan warga. Metode pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) melalui dua tahapan iterasi, disertai evaluasi sistem menggunakan Blackbox Testing dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan dengan baik, dengan tingkat kelayakan UAT rata-rata melebihi 93% pada aspek functionality, reliability, usability, dan efficiency. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan dalam pengelolaan aspirasi Masyarakat Kota Surabaya.
Copyrights © 2025