Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal terhadap transisi kepemimpinan nasional melalui pelantikan Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024. Menggunakan pendekatan event study, studi ini mengamati perbedaan abnormal return, trading volume activity, dan volatilitas saham dalam indeks IDX Cyclical Economy 30 selama lima hari sebelum dan lima hari sesudah pelantikan. Data dianalisis dengan metode parametrik dan non-parametrik sesuai distribusi normalitas masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan secara agregat pada ketiga indikator tersebut, meskipun ditemukan respon signifikan secara individual pada trading volume dan abnormal return pada hari tertentu. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar telah mengantisipasi perubahan politik sebelum hari pelantikan, mencerminkan efisiensi informasi dalam dinamika pasar domestik. Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman pasar terhadap peristiwa politik dan implikasinya bagi strategi investasi.
Copyrights © 2026