Penjualan kredit pada perusahaan breeding farm menjadi strategi dalam meningkatkan volume penjualan, namun juga dapat menimbulkan risiko keterlambatan pembayaran yang berdampak pada kelancaran arus kas perusahaan. Oleh karena itu, prosedur penagihan dan pengelolaan piutang menjadi aspek penting dalam pengendalian keuangan perusahaan, khususnya pada penjualan Day Old Chick (DOC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur penagihan dan pengelolaan piutang atas penjualan Day Old Chick (DOC) dengan fokus pada penerapan jaminan piutang di PT. X. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X telah menerapkan prosedur penagihan dan pengelolaan piutang secara terstruktur dan penerapan jaminan piutang digunakan sebagai alat mitigasi risiko dengan membatasi nilai piutang pelanggan berdasarkan nilai jaminan yang dimiliki. Namun, jaminan piutang belum sepenuhnya efektif dalam mencegah keterlambatan pembayaran karena masih memberikan ruang bagi pelanggan untuk menunda pelunasan selama nilai piutang belum melampaui batas jaminan. Dengan demikian, pengelolaan piutang atas penjualan Day Old Chick (DOC) memerlukan penagihan dan pengawasan yang lebih ketat agar pengelolaan piutang dapat berjalan secara optimal.
Copyrights © 2026