Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksesuaian antara data fisik persediaan dan catatan akuntansi dalam sistem pengelolaan warehouse di PT SP. Ketidaksesuaian persediaan merupakan permasalahan penting karena dapat memengaruhi efisiensi operasional Perusahaan serta menurunkan keandalan laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi staf bagian warehouse dan accounting yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pencatatan persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian data persediaan disebabkan oleh keterlambatan pencatatan transaksi barang masuk dan keluar, kurang optimalnya integrasi antara sistem warehouse dan sistem akuntansi, serta perubahan metode pencatatan persediaan dari metode FIFO ke metode Average yang tidak diikuti dengan pembaruan data secara menyeluruh. Kondisi tersebut menyebabkan perbedaan antara jumlah persediaan fisik di gudang dan data yang tercatat dalam sistem. Untuk mengatasi permasalah tersebut, perusahaan menerapkan mekanisme penyesuaian persediaan melalui stock opname dan jurnal penyesuaian serta memperkuat prosedur pencatatan dan pengendalian internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi sistem dan penguatan pengendalian internal sangat diperlukan untuk meningkatkan keakuratan data persediaan dan keandalan laporan keuangan Perusahaan.
Copyrights © 2026