Durian (Durio zibethinus L.) merupakan buah yang kaya akan nutrisi, vitamin C dan B, serta memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan, antiobesitas, antikanker, dan proteksi kardiovaskular. Kandungan lemak tak jenuh yang tinggi pada durian berpotensi menjadi agen alami penurun low density lipoprotein (LDL) dan peningkat high density lipoprotein (HDL). Hal ini penting mengingat ketidakseimbangan profil lipid merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, yang tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi diseluruh dunia. Metode: Penelitian ini merupakan true experiment dengan rancangan posttest with control group design. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok (3 kelompok intervensi dan 1 kelompok kontrol negatif) yang diberikan perlakuan selama 28 hari. Intervensi berupa pemberian daging buah durian dengan dosis bertingkat (0.675 g, 1.35 g, dan 2.7 g per 200 g berat badan tikus). Analisis statistik kadar kolesterol HDL dan LDL dilakukan menggunakan uji One-way ANOVA. Hasil: Pemberian durian terhadap kadar LDL menunjukkan nilai p=0.009 dan p=0.144 terhadap kadar HDL. Didapatkan p=0.006 pada uji posthoc LDL kelompok P1 dan P2, dan p0.05 pada HDL antar kelompok. Kesimpulan: Pemberian durian (Durio zibethinus L.) dengan dosis bertingkat berpengaruh signifikan terhadap kadar LDL, tetapi tidak memberikan perubahan signifikan terhadap kadar HDL pada darah tikus putih (Rattus norvegicus).Kata kunci: kolesterol, durian, HDL, LDL
Copyrights © 2026