Karya ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi multikultural di Kabupaten Pasaman melalui medium fotografi dokumenter, dengan fokus pada dinamika pluralitas budaya yang terbentuk dari interaksi masyarakat Batak, Minangkabau, dan etnis lainnya. Fotografi dokumenter dipilih sebagai pendekatan utama karena mampu menghadirkan narasi visual yang autentik sekaligus reflektif terhadap realitas sosial, melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam, serta penciptaan rangkaian foto dokumenter yang menyoroti praktik budaya, tradisi, dan interaksi keseharian masyarakat Pasaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pluralitas budaya di Pasaman tidak hanya tercermin dalam ritual adat dan seni pertunjukan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari yang penuh dengan simbol-simbol visual multikultural. Fotografi dokumenter berperan sebagai medium yang mampu mengartikulasikan identitas kolektif sekaligus menegaskan harmoni dalam keberagaman. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan studi visual tentang multikulturalisme di Indonesia, serta menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana fotografi dapat menjadi sarana refleksi sosial dan penguatan nilai toleransi di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026