Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Integritas laporan keuangan menjadi isu penting dalam sektor perbankan mengingat perannya yang vital dalam menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sehingga diperoleh 29 perusahaan perbankan dengan total 52 observasi. Variabel leverage diukur menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA), sedangkan integritas laporan keuangan diukur menggunakan discretionary accruals dengan Modified Jones Model. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27 setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap integritas laporan keuangan, baik secara parsial maupun simultan. Leverage yang tinggi mendorong peningkatan pengawasan dari kreditur sehingga perusahaan cenderung menyajikan laporan keuangan yang lebih transparan dan berintegritas. Sementara itu, profitabilitas yang tinggi mencerminkan kondisi keuangan yang stabil sehingga mengurangi dorongan manajemen untuk melakukan manipulasi laporan keuangan. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan utang yang sehat dan kinerja laba yang baik berperan penting dalam meningkatkan integritas laporan keuangan perbankan.
Copyrights © 2026